KASUS:
Bapak
R (43 tahun) 5 bulan yang lalu mengeluhkan batuk,panas dingin saat
kelelahan,susah tidur,nafsu makan menurun dan BB menurun 3 kg . Saat gejala
tersebut muncul beliau memeriksakan keadaan ke puskesmas,dari puskesmas beliau
mendapat rujukan ke RSUD Wirobrajan. Disana beliau dilakukan rongen thorak ,hasil rongent menunjukkan
bahwa dia menderita infeksi. Kemudian diberikan pengobatan selama 2 bulan
tetapi tidak ada kemajuan kemudian beliau memeriksakan diri ke RSUP Sardjito
dan disana dilakukan kembali rongent thorak dan pemeriksaan darah serta sputum.
Dari hasil pemeriksaan didapat bahwa beliau menderita TBC ++. Kemudian beliau
diberikan pengobatan OAT infasif. Setelah 2 bulan pengobatan dilakukan kembali
pemeriksaan darah dan sputum didapat bahwa TBC+++. Beliau sempat putus asa namun keluarga terus
memberikan support untuk sembuh dan melanjutkan pengobatan dan sampai
sekarangpun keluarga terus meberikan support, terbukti dengan sang istri yang
menemani suami memeriksakan keadaan ke puskesmas.Setelah 1 bulan pengobatan TBC
Bapak R dinyatakan (-) namun pengobatan terus dilanjutkan dengan OAT lanjutan.
Dari pengkajian lingkungan didapat lingkungan rumah kurang cahaya,lembab dan
lantai rumah masih plester. Bapak R mengatakan bahwa memelihara ayam disamping
rumah serta kucing. Sejak terdiagnosa penyakit TBC Bapak R dan keluarga terus
mencari informasi tentang penyakit tersebut baik melalui brosur ataupun
informasi dari petugas kesehatan. Sejak terdiagnosa bapak R dan istri tidur
berlainan tempat dan Bapak R pun menggunakan tempat makan yang khusus baginya.
Bapak R menagtakan bahwa dahulu memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai
,namun sejak terdiagnosa kebiasaan tersebut telah berhenti.Bapak R mengerti dan
paham bahwa penyakit terbeut merupakan penyakit menular.Pengkajian saat ini BB:
62,TB 163,LILA 29 cm, TD:120/90,RR:20 x/ menit,Nadi 60 x/menit, T 360C.
DO:
a. Lingkungan
rumah kurang cahaya
b. Lembab
c. Lantai
rumah masih plester
d.
Istri mendampingi suami ketika
memeriksakan diri ke puskesmas
e. BB:
62
f. TB
163
g. LILA
29 cm
h. TD:120/90
i.
RR:20 x/ menit
j.
Nadi 60 x/menit
k. T 360C.
DS:
a. Bapak
R mengatakan bahwa memelihara ayam disamping rumah serta kucing
b. Sejak
terdiagnosa penyakit TBC Bapak R dan keluarga terus mencari informasi tentang
penyakit tersebut baik melalui brosur ataupun informasi dari petugas kesehatan
c. Beliau
sempat putus asa namun keluarga terus memberikan support untuk sembuh dan
melanjutkan pengobatan dan sampai sekarangpun keluarga terus meberikan support
d. Bapak
R dan istri tidur berlainan tempat
e. Bapak
R pun menggunakan tempat makan yang khusus baginya
f. Bapak
R menagtakan bahwa dahulu memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun
sejak terdiagnosa kebiasaan tersebut telah berhenti
ANALISIS MASALAH
No
|
Data
|
Masalah
|
Etiologi
|
1.
|
Data Objektif:
-
Lingkungan rumah kurang cahaya
-
Lembab
-
Lantai rumah masih plester
Data Subjektif
-
Bapak R mengatakan bahwa memelihara
ayam disamping rumah serta kucing
|
Timbulnya
Infeksi TBC
|
Lingkungan
tidak Hygienis
|
2
|
Data Objektif
-
Istri mendampingi suami ketika
memeriksakan diri ke puskesmas
Data Subjektif
-
Pasien dan keluarga membaca brosur
-
Pasien dan keluarga menerima informasi
dari petugas kesehatan
|
Keinginan
untuk menambah informasi
|
Penyakit TBC
|
3.
|
Data Objektif
-
Data Subjektif
-
Bapak R dan istri tidur berlainan
tempat
-
Bapak R pun menggunakan tempat makan
yang khusus baginya
-
Bapak R mengatakan bahwa dahulu
memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun sejak terdiagnosa
kebiasaan tersebut telah berhenti
|
Keinginan
untuk mencegah penularan dan tingkat keparahan penyakit
|
-
|
DIAGNOSA KEPERAWATAN
No.
|
Diagnosis
|
NOC
|
NIC
|
1.
|
Impaired
Home Maintenance b.d ketidakadekuatan sistem pendukung
Domain
4 : Activity/Rest
Class
5 : Self Care
Definisi
:
Ketidakmampuan
untuk secara mandiri mempertahankan lingkungan yang meningkatkan pertumbuhan
yang aman.
Batasan
Karakteristik :
-
Lingkungan rumah kurang cahaya
-
Lembab
-
Lantai rumah masih plester
-
Bapak R mengatakan bahwa memelihara
ayam disamping rumah serta kucing
|
Family
Physical Environment
Definisi
:
Persiapan
fisik dirumah yang menyediakan keamanan dan stimulasi untuk anggota keluarga
|
Home
Maintenance Assistance
Definisi
:
Membantu
pasien/keluarga untuk mempertahankan kebersihan, kenyamanan dan tempat yang
menyenangkan untuk tinggal.
|
2.
|
Readiness
for Enhanced Coping
Domain
9 : Coping/ Stress Tolerance
Class
2 : Coping Responses
Definisi
:
Suatu
upaya kognitif dan perilaku untuk mengatasi tuntutan/permintaan yang adekuat
untuk kesejahteraan dan dapat diperkuat/ditingkatkan.
Batasan
Karakteristik :
-
Istri mendampingi suami ketika
memeriksakan diri ke puskesmas
-
Pasien dan keluarga membaca brosur
-
Pasien dan keluarga menerima informasi
dari petugas kesehatan
|
1.
Coping
Definisi :
Tindakan
personal untuk memanajemen stressor yang berasal dari individu
Indicator :
-
Mampu mengidentifikasi pola koping
yang efektif
-
Mampu mengidentifikasi pola koping
yang tidak efektif
-
Mampu memodifikasi lingkungan
-
Menggunakan support sistem personal
-
Menggunakan strategi koping yang
efektif
2. Personal
well being
Definisi :
Tingkat
persepsi positif terhadap status kesehatan
Indicator :
-
Kesehatan fisik meningkat
-
Status kognitif meningkat
-
Memiliki kemampuan control aktifitas
|
|
3.
|
Readiness
for Enhanced Knowledge
Domain
5 : Perception/Cognition
Class
4 : Cognition
Definisi
:
Adanya
atau memperoleh informasi kognitif yang berhubungan dengan topic tertentu
yang memadai untuk memenuhi tujuan terkait kesehatan dan dapat ditingkatkan.
Batasan
Karakteristik :
-
Bapak R dan istri tidur berlainan
tempat
-
Bapak R pun menggunakan tempat makan
yang khusus baginya
-
Bapak R mengatakan bahwa dahulu
memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun sejak terdiagnosa
kebiasaan tersebut telah berhenti
|
Knowledge
: Health Behavior
Definisi
:
Tingkat
pengetahuan tentang promosi dan pemeliharaan kesehatan
Indicator
:
-
Mengetahui keuntungan beraktifitas dan
olahraga
-
Mengetahui efek negative merokok
-
Menggunakan obat beresep dengan aman
-
Mengetahui strategi untuk mencegah
penularan penyakit infeksi
|
-
|



0 komentar:
Posting Komentar