Jumat, 18 Oktober 2013

ASKEP TBC

KASUS:
Bapak R (43 tahun) 5 bulan yang lalu mengeluhkan batuk,panas dingin saat kelelahan,susah tidur,nafsu makan menurun dan BB menurun 3 kg . Saat gejala tersebut muncul beliau memeriksakan keadaan ke puskesmas,dari puskesmas beliau mendapat rujukan ke RSUD Wirobrajan. Disana beliau dilakukan  rongen thorak ,hasil rongent menunjukkan bahwa dia menderita infeksi. Kemudian diberikan pengobatan selama 2 bulan tetapi tidak ada kemajuan kemudian beliau memeriksakan diri ke RSUP Sardjito dan disana dilakukan kembali rongent thorak dan pemeriksaan darah serta sputum. Dari hasil pemeriksaan didapat bahwa beliau menderita TBC ++. Kemudian beliau diberikan pengobatan OAT infasif. Setelah 2 bulan pengobatan dilakukan kembali pemeriksaan darah dan sputum didapat bahwa TBC+++.  Beliau sempat putus asa namun keluarga terus memberikan support untuk sembuh dan melanjutkan pengobatan dan sampai sekarangpun keluarga terus meberikan support, terbukti dengan sang istri yang menemani suami memeriksakan keadaan ke puskesmas.Setelah 1 bulan pengobatan TBC Bapak R dinyatakan (-) namun pengobatan terus dilanjutkan dengan OAT lanjutan. Dari pengkajian lingkungan didapat lingkungan rumah kurang cahaya,lembab dan lantai rumah masih plester. Bapak R mengatakan bahwa memelihara ayam disamping rumah serta kucing. Sejak terdiagnosa penyakit TBC Bapak R dan keluarga terus mencari informasi tentang penyakit tersebut baik melalui brosur ataupun informasi dari petugas kesehatan. Sejak terdiagnosa bapak R dan istri tidur berlainan tempat dan Bapak R pun menggunakan tempat makan yang khusus baginya. Bapak R menagtakan bahwa dahulu memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun sejak terdiagnosa kebiasaan tersebut telah berhenti.Bapak R mengerti dan paham bahwa penyakit terbeut merupakan penyakit menular.Pengkajian saat ini BB: 62,TB 163,LILA 29 cm, TD:120/90,RR:20 x/ menit,Nadi 60 x/menit, T 360C.
DO:
a.       Lingkungan rumah kurang cahaya
b.      Lembab
c.       Lantai rumah masih plester
d.      Istri mendampingi suami ketika memeriksakan diri ke puskesmas
e.       BB: 62
f.       TB 163
g.      LILA 29 cm
h.      TD:120/90
i.        RR:20 x/ menit
j.        Nadi 60 x/menit
k.       T 360C.

DS:
a.       Bapak R mengatakan bahwa memelihara ayam disamping rumah serta kucing
b.      Sejak terdiagnosa penyakit TBC Bapak R dan keluarga terus mencari informasi tentang penyakit tersebut baik melalui brosur ataupun informasi dari petugas kesehatan
c.       Beliau sempat putus asa namun keluarga terus memberikan support untuk sembuh dan melanjutkan pengobatan dan sampai sekarangpun keluarga terus meberikan support
d.      Bapak R dan istri tidur berlainan tempat
e.       Bapak R pun menggunakan tempat makan yang khusus baginya
f.       Bapak R menagtakan bahwa dahulu memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun sejak terdiagnosa kebiasaan tersebut telah berhenti

ANALISIS MASALAH
No
Data
Masalah
Etiologi
1.
Data Objektif:
-          Lingkungan rumah kurang cahaya
-          Lembab
-          Lantai rumah masih plester
Data Subjektif
-          Bapak R mengatakan bahwa memelihara ayam disamping rumah serta kucing

Timbulnya Infeksi TBC
Lingkungan tidak Hygienis
2
Data Objektif
-          Istri mendampingi suami ketika memeriksakan diri ke puskesmas
Data Subjektif
-          Pasien dan keluarga membaca brosur
-          Pasien dan keluarga menerima informasi dari petugas kesehatan
Keinginan untuk menambah informasi
Penyakit TBC
3.
Data Objektif
-
Data Subjektif
-          Bapak R dan istri tidur berlainan tempat
-          Bapak R pun menggunakan tempat makan yang khusus baginya
-          Bapak R mengatakan bahwa dahulu memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun sejak terdiagnosa kebiasaan tersebut telah berhenti
Keinginan untuk mencegah penularan dan tingkat keparahan penyakit
-
DIAGNOSA KEPERAWATAN
No.
Diagnosis
NOC
NIC
1.
Impaired Home Maintenance b.d ketidakadekuatan sistem pendukung
Domain 4 : Activity/Rest
Class 5 : Self Care
Definisi :
Ketidakmampuan untuk secara mandiri mempertahankan lingkungan yang meningkatkan pertumbuhan yang aman.
Batasan Karakteristik :
-          Lingkungan rumah kurang cahaya
-          Lembab
-          Lantai rumah masih plester
-          Bapak R mengatakan bahwa memelihara ayam disamping rumah serta kucing

Family Physical Environment
Definisi :
Persiapan fisik dirumah yang menyediakan keamanan dan stimulasi untuk anggota keluarga

Home Maintenance Assistance
Definisi :
Membantu pasien/keluarga untuk mempertahankan kebersihan, kenyamanan dan tempat yang menyenangkan untuk tinggal.

2.
Readiness for Enhanced Coping
Domain 9 : Coping/ Stress Tolerance
Class 2 : Coping Responses
Definisi :
Suatu upaya kognitif dan perilaku untuk mengatasi tuntutan/permintaan yang adekuat untuk kesejahteraan dan dapat diperkuat/ditingkatkan.
Batasan Karakteristik :
-          Istri mendampingi suami ketika memeriksakan diri ke puskesmas
-          Pasien dan keluarga membaca brosur
-          Pasien dan keluarga menerima informasi dari petugas kesehatan
1.      Coping
Definisi :
Tindakan personal untuk memanajemen stressor yang berasal dari individu
Indicator :
-          Mampu mengidentifikasi pola koping yang efektif
-          Mampu mengidentifikasi pola koping yang tidak efektif
-          Mampu memodifikasi lingkungan
-          Menggunakan support sistem personal
-          Menggunakan strategi koping yang efektif
2.      Personal well being
Definisi :
Tingkat persepsi positif terhadap status kesehatan
Indicator :
-          Kesehatan fisik meningkat
-          Status kognitif meningkat
-          Memiliki kemampuan control aktifitas

3.
Readiness for Enhanced Knowledge
Domain 5 : Perception/Cognition
Class 4 : Cognition
Definisi :
Adanya atau memperoleh informasi kognitif yang berhubungan dengan topic tertentu yang memadai untuk memenuhi tujuan terkait kesehatan dan dapat ditingkatkan.
Batasan Karakteristik :
-          Bapak R dan istri tidur berlainan tempat
-          Bapak R pun menggunakan tempat makan yang khusus baginya
-          Bapak R mengatakan bahwa dahulu memiliki kebisaan merokok dan tidur di lantai ,namun sejak terdiagnosa kebiasaan tersebut telah berhenti
Knowledge : Health Behavior
Definisi :
Tingkat pengetahuan tentang promosi dan pemeliharaan kesehatan
Indicator :
-          Mengetahui keuntungan beraktifitas dan olahraga
-          Mengetahui efek negative merokok
-          Menggunakan obat beresep dengan aman
-          Mengetahui strategi untuk mencegah penularan penyakit infeksi  
-           


0 komentar:

Posting Komentar